Skip to main content

Coding dalam Unity untuk pemula

seputarunity3d - Anda ingin mulai belajar membuat kode di Unity sehingga Anda dapat memulai permainan pertama Anda, tetapi Anda tidak tahu harus mulai dari mana. Kami mendapatkan perjuangan. Berikut adalah rincian elemen scripting di Unity dan beberapa materi pembelajaran yang dapat Anda gunakan untuk mengerjakan proyek yang lebih canggih seperti "Space Shooter". Ini akan membuat Anda tercakup dalam area berikut: dasar-dasar pengkodean, seperti variabel, fungsi dan kelas, dan cara menggunakannya. Apa itu scripting di Unity? Scripting memberitahu GameObjects kami bagaimana berperilaku; itu adalah skrip dan komponen yang dilampirkan ke GameObjects, dan bagaimana mereka berinteraksi satu sama lain, yang menciptakan gameplay Anda. Sekarang, pembuatan skrip di Unity berbeda dari pemrograman murni. Jika Anda telah melakukan beberapa pemrograman murni, misalnya Anda membuat aplikasi yang sedang berjalan, Anda harus menyadari bahwa di Unity Anda tidak perlu membuat kode yang menjala

Tutorial Belajar Java Part 33: Perulangan FOR Bahasa Java oleh - seputarunity3d.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputarunity3d.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Belajar Java Part 33: Perulangan FOR Bahasa Java oleh - seputarunity3d.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Dalam bahasa Java (dan juga bahasa turunan C seperti C++, PHP dan JavaScript ), terdapat 3 buah struktur perulangan atau looping, yakni perulangan for, perulangan while dan perulangan do while.

Dalam tutorial bahasa pemrograman Java kali ini kita akan bahas perulangan for terlebih dahulu.


Pengertian Struktur Perulangan For Bahasa Java

Struktur perulangan (atau dalam bahasa inggris disebut loop) adalah instruksi kode program yang bertujuan untuk mengulang beberapa baris perintah.

Dalam merancang perulangan for, setidaknya kita harus mengetahui 3 komponen:

  1. Kondisi awal perulangan.
  2. Kondisi pada saat perulangan.
  3. Kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berhenti.

Berikut format dasar struktur perulangan for dalam bahasa Java:

for (start; condition; increment)   {     // kode program     // kode program  }  

Start adalah kondisi pada saat awal perulangan. Biasanya kondisi awal ini berisi perintah untuk memberikan nilai kepada variabel counter. Variabel counter sendiri adalah sebuah variabel yang menentukan berapa banyak perulangan dilakukan. Kebanyakan programmer menggunakan variabel i sebagai variabel counter (ini tidak harus, boleh juga memakai variabel lain).

Condition adalah kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan berjalan. Selama kondisi ini terpenuhi, maka compiler bahasa Java akan terus melakukan perulangan. Misalnya condition ini berisi perintah i < 7, maka selama variabel counter i berisi angka yang kurang dari 7, terus lakukan perulangan.

Increment adalah bagian yang dipakai untuk memproses variabel counter agar bisa memenuhi kondisi akhir perulangan. Bagian ini akan selalu di eksekusi di setiap perulangan.

Disebut increment karena biasanya berisi operasi increment seperti i++, yang sebenarnya sama dengan i = i + 1. Maksudnya, dalam setiap perulangan naikkan variabel i sebanyak 1 angka. Namun kita juga bisa memberikan nilai lain seperti i = i + 2 sehingga variabel counter akan naik 2 angka setiap perulangan

Sebagai tambahan, terdapat istilah iterasi (iteration), yang berarti 1 kali perulangan. Istilah ini cukup sering dipakai ketika membahas tentang struktur perulangan.

Baik, cukup dengan teorinya mari kita masuk ke contoh praktek.


Contoh Kode Program Perulangan For Bahasa Java

Sebagai contoh pertama, saya ingin menampilkan teks  “Hello World” sebanyak 5 kali. Berikut kode programnya:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 1; i < 5; i++) {         System.out.println("Hello World ");       }        }  }

Di baris 4 saya membuat sebuah variabel i yang di set dengan tipe data integer. Variabel ini nantinya akan dipakai sebagai variabel counter, yakni variabel yang menentukan kondisi akhir perulangan.

Perintah di baris 5, yakni for (i = 1; i < 5; i++), bisa dibaca:

“Jalankan perulangan, mulai dari variabel i = 1 sampai i < 5. Dalam setiap iterasi, naikkan nilai variabel i sebanyak 1 angka menggunakan perintah i++“.

Berikut hasilnya:

Hello World  Hello World  Hello World  Hello World

Pertanyaannya, kenapa hanya tampil 4 baris “Hello World“? Padahal kita mengulang dari i = 1 sampai i < 5.

Ini berkaitan dengan penggunaan tanda. Kondisi akhir perulangan adalah i < 5, yang artinya akan selalu bernilai true jika i kurang dari 5, tapi jika sudah sampai dengan 5 maka kondisi menjadi false dan perulangan berhenti.

Agar teks “Hello World” bisa tampil sebanyak 5 kali, ada 2 alternatif. Yakni bisa dengan mengubah kondisi awal menjadi i = 0, atau mengubah kondisi akhir menjadi i <=5. Pilihan kedua ini terlihat lebih baik:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 1; i <= 5; i++) {         System.out.println("Hello World ");       }        }  }

Hasil kode program:

Hello World  Hello World  Hello World  Hello World  Hello World

Sekarang teks “Hello World” sudah tampil sebanyak 5 kali. Sekali lagi, hati-hati dengan menggunakan tanda perbandingan, terutama antara “<” dengan “<=“.

Di dalam perulangan, kita juga bisa mengakses variabel counter seperti contoh berikut:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 1; i <= 5; i++) {         System.out.println("Hello World "+i);       }        }  }

Hasil kode program:

Hello World 1  Hello World 2  Hello World 3  Hello World 4  Hello World 5

Sekarang setelah teks “Hello World“, tampil angka yang berasal dari nilai variabel i. Karena dalam setiap iterasi variabel counter i akan naik 1 angka (proses increment), maka ketika ditampilkan juga akan naik 1 angka untuk setiap iterasi.

Variabel counter i juga tidak harus di increment, tapi juga bisa di decrement untuk membuat perulangan menurun. Berikut contohnya:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 5; i >= 1; i--) {         System.out.println("Hello World "+i);       }        }  }

Hasil kode program:

Hello World 5  Hello World 4  Hello World 3  Hello World 2  Hello World 1

Kode kita sangat mirip seperti sebelumnya, tapi perhatikan perintah for di baris 5: for (i = 5; i >= 1; iâ€"). Ini bisa dibaca:

“Jalankan perulangan, mulai dari variabel i = 5 sampai i >= 1. Dalam setiap iterasi, turunkan nilai variabel i sebanyak 1 angka menggunakan perintah i--“.

Hasilnya, nilai variabel counter i akan berkurang 1 angka dalam setiap iterasi.

Sebagai contoh terakhir, bisakah anda membuat perulangan untuk menampilkan angka kelipatan 3 sebanyak 10 kali? Hasil akhir yang kita inginkan adalah sebagai berikut:

3 6 9 12 15 18 21 24 27 30

Terdapat beberapa cara untuk menghasilkan deret ini. Pertama, ubah di sisi block perintah yang akan dijalankan. Dimana variabel counter i tetap naik dari 1 sampai 10:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 1; i <= 10; i++) {         System.out.print(i*3 + " ");       }        }  }

Agar menghasilkan angka yang naik kelipatan 3, teknik yang dipakai adalah mengalikan nilai variabel counter i dengan angka 3 untuk setiap iterasi.

Cara kedua adalah memodifikasi proses increment dari variabel counter:

class BelajarJava {    public static void main(String args[]){            int i;       for (i = 3; i <= 30; i = i + 3) {         System.out.print(i + " ");       }        }  }

Perhatikan perintah perulangan for di baris 5. Perintah for (i = 3; i <= 30; i = i + 3) bisa dibaca:

“Jalankan perulangan, mulai dari variabel i = 3 sampai i <= 30. Dalam setiap iterasi, naikkan nilai variabel i sebanyak 3 angka menggunakan perintah i = i + 3“.

Teknik ini agak jarang dipakai, tapi itu bisa dilakukan.


Dalam tutorial kali ini kita telah membahas tentang perulangan (looping) for. Nantinya looping ini bisa dikombinasikan lebih lanjut misalnya untuk membuat perulangan bersarang (nested loop).

Tapi untuk tutorial berikutnya kita akan lanjut dulu ke bentuk perulangan kedua dalam bahasa Java, yakni perulangan WHILE.

Itulah tadi informasi mengenai Tutorial Belajar Java Part 33: Perulangan FOR Bahasa Java oleh - seputarunity3d.xyz dan sekianlah artikel dari kami seputarunity3d.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Comments

Popular posts from this blog

Kampus Terbaik Jurusan Teknik Informatika dan Ilmu Komputer oleh - seputarunity3d.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputarunity3d.xyz , pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kampus Terbaik Jurusan Teknik Informatika dan Ilmu Komputer oleh - seputarunity3d.xyz , kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca Saat ini jurusan Teknik Informatika dan Ilmu Komputer sudah menjadi salah satu jurusan terfavorit di berbagai Universitas. Passing grade atau tingkat persaingan jurusan ini juga sangat tinggi, biasanya hanya kalah dari jurusan kedokteran. Namun tidak jarang banyak calon mahasiswa yang masih bingung dalam memilih dan menentukan universitas apa yang sebaiknya dipilih. Dalam artikel kali ini saya akan mencoba merangkum daftar universitas terbaik untuk jurusan teknik informatika dan ilmu komputer di Indonesia . Secara umum, jurusan teknik informatika dan ilmu komputer tidak terlalu berbeda. Beberapa sumber ada yang berpendapat bahwa ini hanya perbedaan nama. Ilmu Komputer disadur dari istilah Co

Tutorial Belajar Java Part 30: Percabangan Kondisi IF ELSE Bahasa Java oleh - seputarunity3d.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputarunity3d.xyz , pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Belajar Java Part 30: Percabangan Kondisi IF ELSE Bahasa Java oleh - seputarunity3d.xyz , kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca Melanjutkan tutorial belajar bahasa pemrograman Java di Duniailkom, kali ini kita akan membahas kondisi percabangan selanjutnya, yakni kondisi IF ELSE . Pengertian Kondisi IF ELSE bahasa Java Pada dasarnya, kondisi IF ELSE merupakan modifikasi tambahan dari kondisi IF yang sudah kita pelajari pada tutorial sebelumnya. Blok kode program IF tetap akan dijalankan ketika kondisi true , namun sekarang terdapat tambahan bagian ELSE akan dijalankan ketika kondisi false . Berikut format dasarnya: if (condition) { // Kode program yang akan dijalankan jika condition berisi nilai True } else { // Kode program yang akan dijalankan jika condition berisi nilai False } Bagian c

Tutorial Belajar Java Part 28: Jenis-jenis Operator Assignment Bahasa Java oleh - seputarunity3d.xyz

Halo sahabat selamat datang di website seputarunity3d.xyz , pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Tutorial Belajar Java Part 28: Jenis-jenis Operator Assignment Bahasa Java oleh - seputarunity3d.xyz , kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca Dalam tutorial bahasa pemrograman Java di Duniailkom kali ini kita akan membahas Jenis-jenis Operator Assignment . Pengertian Operator Assignment / Penugasan Operator assignment adalah operator untuk memasukkan suatu nilai ke dalam variabel. Operator ini sebenarnya sudah sering kita pakai sepanjang tutorial bahasa Java di Duniailkom. Dalam bahasa Java, operator assignment menggunakan tanda sama dengan ( = ). Pembacaan operasi assignment dilakukan dari kanan ke kiri, bukan dari kiri ke kanan seperti yang biasa kita pahami dalam matematika. Kode berikut: a = 1000; Berarti “masukkan nilai 1000 ke dalam variabel a”. Dalam bahasa pseudo code (jika anda membaca buku tentan